ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)

ADHD atau GPPH (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas) adalah keadaan neurologik-perilaku dengan gejala-gejala yang meliputi kurangnya perhatian, perhatian mudah beralih, hiperaktivitas, kegelisahan yang berlebihan, dan tindakan-tindakan yang bersifat impulsif (bertindak sesuai dorongan hati tanpa memperhatikan situasi).

ADHD : Gangguan perilaku yang ditandai oleh aktivitas motorik berlebih dan ketidak mampuan untuk memfokuskan perhatian.

Hiperaktivitas: Pola perilaku abnormal yang ditandai oleh kesulitan mempertahankan perhatian dan kegelisahan yang ekstrem.

Gejala –gejala ADHD:

  • Sering berbicara berlebihan
  • Sering sulit menunggu giliran
  • Sulit fokus
  • Sulit untuk tenang
  • Sering mengalami kesulitan dalam menyusun tugas dan aktivitas
  • Sulit untuk besosialisasi
  • Sering mengalami kesulitan saat bermain
  • Mudah dialihkan perhatiannya
  • Sering lupa dalam aktivitas sehari-hari
  • Sering mengalami gangguan mood, kecemasan

Dalam DSM-IV dijelaskan ciri-ciri diagnostik ADHD yaitu . . .

ciri-ciri Diagnostik dari ADHD

Kurangnya perhatian
  • Gagal memperhatikan detail atau melakukan kecerobohan dalam tugas sekolah
  • Kesulitan mempertahankan perhatian
  • Tampak tidak memperhatikan apa yang dikatakan orang lain
  • Kesulitan mengatur pekerjaan dan aktivitas lain
  • Menghindari pekerjaan atau aktivitas yang menuntut perhatian
  • Kehilangan alat-alat sekolah
  • Mudah teralihkan perhatian
  • Sering lupa melakukan aktifitas sehari-hari

Hiperaktivitas
  • Tangan atau kaki bergerak gelisah
  • Menggeliat-liat dikursi
  • Meninggalkan kursi pada situasi belajar yang menuntut ketenangan
  • Berlarian atau memanjat benda-benda secara terus menerus
  • Kesulitan untuk bermain dengan tenang

Impulsivitas
  • Sering berteriak dikelas
  • Tidak bisa menunggu giliran dalam antrean,permainan, dsb

Untuk dapat didiagnosis ADHD, gangguan ini harus muncul sebelum usia 7 tahun, harus secara signifikan menghambat fungsi akademik, sosial dan pekerjaan, dan harus ditandai ciri-ciri klinis yang ada , serta terjadi lebih dari 6 bulan paling tidak pada dua situasi seperti sekolah, rumah, atau pekerjaan.


Resep Ayam Pop

Wah,,udah lama pengen ngisi ini blog sama yang berbau minangkabau,,tapi nggak sempat juga,,akhirnya sekarang disempatkan juga,,,banyak nih yg pengen ditulisin tapi satu-satu dulu,karena w anak kostan jadi gag da dapur,,cuma bisa ngayal buat masak,,so yang bisa w bagi cuma resep makanan ja,,,

AYAM POP

bahan:
1 ekor ayam kampung (jangan yang tua atau terlalu muda), bersihkan, lepaskan kulitnya,potong-potong
6 siung bawang putih, haluskan
1 sendok makan merica bubuk
garam secukupnya
2 sendok makan mentega / margarine untuk menumis
2 liter air kelapa
minyak untuk menggoreng

cara membuat:
Tumis bawang putih sampai harum
Masukan merica, garam dan air kelapa
masukan ayam, unkep sampai ayam empuk
Panaskan minyak goreng,
masukan ayam,goreng sebentar saja.

Selamat mencoba,,,

Dampak ADHD

ADHD dapat mengganggu kemampuan anak untuk berprestasi disekolah serta kemampuan untuk berkembang dan mempertahankan hubungan sosial (dengan lingkungan). ADHD dapat meningkatkan resiko anak dikeluarkan dari sekolah atau menghadapi problem disiplin. ADHD juga dihubungkan dengan mengningkatnya resiko untuk bermasalah dengan mengemudi secara membahayakan, merokok dan penyalahgunaan zat.


DAmpak ADHD bila tidak diobati adalah,,,
  • Meningkatnya risiko untuk gagal dan putus sekolah
  • Problem dengan tingkah laku dan disiplin
  • Kesulitan sosial dan perselisihan keluarga
  • Luka akibat kecelakaan
  • Penyalahgunaan alkohol dan obat
  • Depresi dan gangguan mental lainnya
  • Problem dalam pekerjaan
  • Kecelakaan saat mengemudi
  • Kehamilan yang tidak diinginkan
  • Kenakalan remaja, kriminalitas, dan penahanan (oleh yang berwajib)

Penyebab ADHD

Walaupun penyebab ADHD belum diketahui, tampaknya ada pengaruh dari faktor biologis dan lingkungan. Sebagian besar anak dengan ADHD tidak menunjukkan tanda-tanda cedera struktural yang besar pada sistem saraf pusat. Sebaliknya, sebagian besar anak dengan gangguan neurologis yang diketahui yang disebabkan oleh cedera otak tidak menunjukkan defisit atensi dan hiperaktivitas. Gangguan dapat diperkirakan berhubungan dengan berbagai gangguan lain yang mempengaruhi fungsi otak, seperti gangguan belajar.

Faktor – Faktor yang menyebabkan:

Faktor genetik.
Bukti-bukti untuk dasar genetik untuk gangguan defisit-atensi/hiperaktivitas adalah lebih besarnya angka kesesuian dalam kembar monozigotik dibandingkan kembar dizigotik. Juga, sanak saudara anak-anak hiperaktif memiliki risiko dua kali menderita gangguan dibandingkan populasi umum. Salah satu sanak saudara mungkin memiliki gejala hiperaktivitas yang menonjol dan yang lainnya memiliki inatensi yang menonjol.

Cedera otak.
Telah lama diperkirakan bahwa beberapa anak yang terkena ADHD mendapatkan cedera otak yang minimal dan samar-samar pada sistem saraf pusatnya selama periode janin dan perinatalnya. Atau cedera otak mungkin disebabkan oleh efek sirkulasi, toksis, metabolic, mekanik dan efek lain yang merugikan dan oleh stress dan kerusakan fisik pada otak selama masa bayi yang disebabkan oleh infeksi, peradangan dan trauma. Cedera otak yang minimal, samar-samar dan subklinis mungkin bertanggung jawab untuk timbulnya gangguan belajar dan ADHD. Tanda neurologis nonfokal (lunak) sering ditemukan.

Faktor neurokimia.
Banyak neurotransmitter telah dihubungkan dengan gejala defisitatensi dan hiperaktivitas. Sebagian, temuan adalah berasal dari pemakaian banyak medikasi yang menimbulkan efek positif pada gangguan. Obat yang paling banyak diteliti dalam terapi gangguan defisit-atensi/hiperaktivitas, stimulan, mempengaruhi-mempengaruhi dopamin maupun norepinefrin, yang menghasilkan hipotesis neurotransmitter yang menyatakan kemungkinan disfungsi pada sistem adrenergik dan dopaminergik. Stimulan meningkatkan katekolamin dengan mempermudah pelepasannya dan dengan menghambat ambilannya

Faktor neurologis.
Otak manusia normalnya menjalani kecepatan pertumbuhan utama pada beberapa usia: 3 sampai 10 bulan, 2 sampai 4 tahun, 6 sampai 8 tahun, 10 sampai 12 tahun dan 14 sampai 16 tahun. Beberapa anak mengalami maturasi pertumbuhan secara berurutan dan menunjukkan gejala ADHD yang tampaknya sementara. Suatu korelasi fisiologis adalah ditemukannya berbagai pola elektroensefalogram (EEG) abnormal yang terdisorganisasi dan karakteristik untuk anak kecil. Pada beberapa kasus temuan EEG menjadi normal dengan berjalannya waktu.

Faktor psikososial.
Anak-anak dalam institusi seringkali overaktif dan memiliki rentang atensi yang buruk. Tanda tersebut dihasilkan dari pemutusan emosional yang lama dan gejala menghilang jika faktor pemutus dihilangkan, seperti melalui adopsi atau penempatan di rumah penitipan. Kejadian fisik yang menimbulkan stress, suatu gangguan dalam keseimbangan keluarga dan faktor yang menyebabkan kecemasan berperan dalam awal atau berlanjutnya ADHD. Faktor predisposisi mungkin termasuk temperamen anak, factor genetik-familial dan tuntutan social untuk mematuhi cara berkelakuan dan bertindak yang rutin. Status sosioekonomi tampaknya bukan merupakan factor predisposisi.

Adat Istiadat

Dalam Hubungan berkomunikasi dengan negara lain,pastilah kita harus menyesuaikan dengan adat istiadat dari negara - negara tersebut agar tidak ada kesalahpahaman dalam berkomunikasi apa lagi menyangkut sensitivitas dari masing2 daerah. banyaknya hal-hal tabu yang ada dalam adat istiadat tersebut. Itulah sebabnya, semakin banyak kita tahu tentang adat istiadat negara orang lain, semakin kecil kemungkinan mengatakan hal yang salah dan marah terhadap orang tersebut.

Beberapa cara untuk mempelajari Adat Istiadat orang dari negara lain.
Kunjungi atau ikuti
  • Restoran-restoran yang menyajikan makanan dari negara atau budaya lain.
  • Acara-acara budaya yang menampilkan musik, tarian, seni, dan makanan.
  • Pusat-pusat budaya yang terkait dengan suatu negara atau budaya tertentu.
  • Kelas bahasa Asing
  • Pusat - pusat internasional dan dengan sukarela menjadi tutor bagi orang yang ingin mempelajari bahasa sendiri.
  • Kuliah-kuliah atau pelajaran tentang adat istiadat atau budaya suatu negara.
  • museum-museum yang menampilkan kesenian dari negara - negara lain.
  • Pelajaran tarian rakyat atau musik rakyat.
  • Perpustakaan -perpustakaan dimana kita bisa meneliti tempat-tempat yang senantiasa kita ingin kunjungi
Bacalah tentang negara lain di
  • Majalah Nasioanal Geographic
  • Kolom perjalanan dan makanan dari surat kabar dan majalah
  • Paduan buku perjalanan
  • Buku-buku non fiksi atau fotografi
Novel- novel yang memiliki latar cerita dari tokoh dari negara lain.

Menonton film dibioskop atau acara tv dari negara asing.


Menonton acara-acara berita, sejarah dari negara luar


Mencari disitus Web

nah,ada beberapa contoh adat istiadat dari negara lain,,,
  1. Orang Jepang lebih menyukai jabatan tangan yang ringan dengan orang yang belum dia kenal
  2. Ketepatan waktu merupakan hal yang paling penting buat orang Jerman. Mereka menganggap tidak sopan jika terlambat.
  3. Orang Amerika Utara lebih senang berbicara tiga kaki dari lawan bicaranya.
  4. Orang Cina jarang berbicara melalui isyarat tangan.
  5. Orang Amerika senang menggunakan nama awal sejak mereka diperkenalkan.
  6. Orang meksiko selalu menghindari tatapan mata mereka karena hormat.
  7. Orang Muslim tidak bersalaman dengan orang-orang yang bukan muslim
  8. Mundur dalam percakapan atau menjaga jarak dianggap tidak sopan oleh orang Amerika Selatan.
  9. Orang India menganggap tidak sopan menunjuk dengan jari.
  10. bersiaplah menceritakan hal yang pribadi sebelum menceritakan bisnis dengan orang Itali
  11. Orang Bulgaria dan Yunani, menggelangkan kepala Jika "iya" dan menganggukan kepala jika "tidak".
  12. Orang Afrika senang membicarakan pengaruh musik, seni, dan ukiran tradisional.
  13. Orang Filipina menghargai keharmonisan dalam berbicara dan menganggap tidak sopan kata "tidak"
  14. Orang Karibia biasanya memiliki gaya berbicara lebih santai daripada orang Amerika, britania, Prancis, Spanyol atau Belanda.
  15. Orang Amerika Tengah Antusias dengan sepak bola.

Suka n Duka

Bunga Melati kalo ditanam dengan baik pasti jadi bunga yang indah, harum tanpa duri,

Bunga Bangkai nggak perlu ditanam juga tumbuh sendiri, suka bangkai lagi.,..

Udah dari dulu landak kodratnya berduri ditubuhnya, kebayang nggak kalo dia mo pelukan ma hewan lain??

Harimau kalo mengaung suaranya dahsyat!!
Tapi kalo ngomong ama Harimau lain suaranya kayak kucing,,,

Yang namanya per, kalo ditarik sejauh apapun tetap balik ketempat asalnya,,,

Pisau juga bakal tajam kalo terus diasah,,,

lampu juga penerang sementara buat kita,,,

Ada yang lebih penting dari apa yang kita pikir penting saat ini??


Nggak semua bunga bisa jadi mekar

Nggak semua tawa menjadi teman harimu

Nggak semua duka mengelilingi kamu

Nggak semua cahaya bisa seterang matahari

Nggak semua musim dilalui bersama

Nggak semua "rasa suka" berakhir HAPPY ENDING

Mengenang

Wah,,ingat masa - masa ketika SMP dulu,,, bersama teman2 baik,,,,
kangen banget dah,,apalagi dulu sering nulis n berkreasi bareng- bareng,,,
ingat apa sih arti dari sebuah persahabatan,,,
ketika kita memikirkan bagaimana masa depan kita semua kelak,,
ini nih,,,yang pernah kita bahas,,,

Pernah Memandang Matahari ?
Kenapa ya matahari walau terhalang awan cahayanya tetap terang..

Pernah Memperhatikan bulan?
Cahayanya tidak bertahan jika awan singgah menutupinya..

Pernah menatap bintang?
Dari jauh memang indah, tapi jika dari dekat kenapa bentuknya aneh,,

Pernah melihat udara ?
Tak pernah tampak tapi sangat diperlukan..

Pernah terpikir kenapa awan jalan terus?? apa tidak capek???
Bahkan selalu ada dilangit dalam cuaca apapun,,,

Pernah terpikir, apa kita satu diantaranya..??

Pernah berharap kita menjadi satu diantaranya??

Pernah berharap untuk tidak menjadi diantaranya??

Lalu, kita ini seperti siapa??
pernah terpikirkan???

Kalo ingat waktu masa-masa itu pengen bgt buat ketawa,,palagi klo udah bareng-bareng nggak bakal abiez tuh topik buat dibicarain,,,,

mIss u all,,,
Mariza, Mega, Dina, n Icha,,,
dolphin,,,,always,,,